Kuesioner Gejala
Kuesioner ini membantu Anda memetakan keluhan terkait jantung—nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, pusing/pingsan, bengkak tungkai—dan menerjemahkannya menjadi prioritas tindak lanjut: apakah perlu ke IGD sekarang, konsultasi prioritas (24–72 jam), atau konsultasi rutin. Perhitungan berlangsung lokal di perangkat Anda; kami tidak menyimpan jawaban kecuali Anda memilih untuk membagikannya.
Mengapa Kuesioner Gejala Penting?
Banyak pasien kewalahan mendeskripsikan gejala secara runtut kepada dokter. Dengan kuesioner ini, Anda dapat menuliskan detail kunci—kapan mulai, durasi, pemicu, penyerta, apa yang meringankan, dan intensitas. Pola ini membantu memilah apakah keluhan lebih mengarah ke iskemia, aritmia, gagal jantung, atau kondisi non-kardiak. Hasil bukan diagnosis melainkan kompas awal supaya konsultasi menjadi efisien dan aman.
Red Flags Terdeteksi
Algoritme menandai gejala gawat (nyeri dada khas + sesak + keringat dingin/pingsan) agar Anda segera menuju IGD.
Prioritas yang Jelas
Keluaran berupa kategori: Darurat IGD, Konsultasi Prioritas, atau Rutin—lengkap dengan rekomendasi.
Privasi & Kontrol
Isian tidak disimpan oleh kami. Anda bebas menghapus atau membagikan ringkasan ke tim kami jika diinginkan.
Isi Kuesioner Anda
Tidak perlu nama/nomor kontak. Jawaban diproses lokal di browser Anda.
Kuesioner bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Ringkasan & Prioritas
Isi kuesioner lalu tekan Lihat Prioritas.
Skor risiko gejala (0–100): 0
Rekomendasi Tindak Lanjut
- •—
Dokumen yang Disarankan
- • KTP/identitas
- • Daftar obat & alergi
Cara Kerja Algoritme Penapisan
Skor Prioritas Gejala (SPG)
Kuesioner ini menggunakan Skor Prioritas Gejala (SPG) untuk memberi sinyal awal tingkat urgensi. Bobot utama diberikan pada kombinasi gejala khas jantung: nyeri dada menekan menjalar ke lengan/rahang, sesak saat istirahat, keringat dingin, pingsan, atau nyeri >20 menit. Faktor risiko (hipertensi, diabetes, kolesterol, merokok, riwayat keluarga) memperkuat sinyal. Skor kemudian dipetakan ke:
- 1. Darurat IGD — indikasi kuat keadaan gawat darurat.
- 2. Konsultasi Prioritas (24–72 jam) — butuh evaluasi cepat.
- 3. Konsultasi Rutin (≤2 minggu) — evaluasi terjadwal, edukasi & pemantauan.
SPG adalah alat edukasi; keputusan akhir tetap pada dokter dan pemeriksa objektif (EKG, lab, imaging).
Kapan Harus Mengabaikan SPG dan ke IGD?
Jika Anda saat ini mengalami nyeri dada hebat/tekan, sesak berat saat istirahat, berkeringat dingin, bingung, kelemahan satu sisi tubuh, atau pingsan, jangan menunggu hasil. Segera ke IGD terdekat.
Privasi, Keamanan, & Transparansi
Semua Proses Lokal
Penentuan skor dan rekomendasi terjadi di browser Anda. Pilihan untuk membagikan ringkasan kepada tim kami sepenuhnya berada di tangan Anda.
Detail pemrosesan data tersedia di Kebijakan Privasi dan Keselamatan & Etik.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Untuk apa Kuesioner Gejala ini dibuat?
Kuesioner ini membantu memetakan keluhan (nyeri dada, sesak, berdebar, pingsan, bengkak) menjadi prioritas tindak lanjut: Darurat IGD, Konsultasi Prioritas (24–72 jam), atau Konsultasi Rutin (≤2 minggu). Hasil bukan diagnosis, melainkan kompas awal agar konsultasi ke dokter lebih fokus.
Apakah kuesioner ini menggantikan diagnosis dokter?
Tidak. Ini alat edukasi penapisan. Keputusan klinis akhir tetap dibuat oleh dokter setelah pemeriksaan fisik dan tes objektif (EKG, lab, imaging). Jika ada red flags, abaikan hasil dan segera ke IGD.
Kapan hasil menjadi “Darurat IGD”?
Jika kombinasi gejala berisiko tinggi terdeteksi: nyeri dada menekan >20 menit, nyeri saat istirahat, sesak berat/istirahat, keringat dingin, pusing/pingsan, atau nyeri menjalar ke lengan kiri/rahang. Pada kondisi ini jangan menunggu—langsung ke IGD.
Apakah jawaban saya disimpan oleh situs?
Tidak otomatis. Perhitungan berlangsung lokal di browser Anda. Data hanya diproses bila Anda memilih membagikannya kepada tim kami untuk triase/rujukan. Lihat Kebijakan Privasi untuk detail.
Bolehkah saya mengisi untuk orang tua/keluarga?
Boleh. Pastikan informasi akurat (durasi, pemicu, obat, riwayat). Jika selama pengisian muncul keluhan gawat (sesak berat, nyeri hebat, pingsan), utamakan keselamatan dan segera ke IGD.
Apa bedanya “Konsultasi Prioritas” dan “Konsultasi Rutin”?
Konsultasi Prioritas (24–72 jam) dianjurkan jika skor gejala sedang/tinggi atau ada pola yang mengarah ke iskemia/aritimia/gagal jantung. Konsultasi Rutin (≤2 minggu) cocok untuk keluhan ringan/stabil tanpa red flags—tetap siapkan dokumen medis.
Dokumen apa yang perlu saya siapkan setelah mengisi kuesioner?
EKG terakhir (bila ada), hasil lab (profil lipid & gula darah), daftar obat dan alergi, serta ringkasan pola gejala (kapan mulai, durasi, pemicu, pereda). Kelengkapan ini mempercepat penilaian dokter.
Mengapa hasil bisa berbeda dari hari ke hari?
Gejala jantung bersifat fluktuatif dan dapat dipengaruhi aktivitas, stres, obat, atau kondisi lain. Isi kuesioner dengan kondisi aktual. Jika terjadi perburukan, naikkan prioritas tindak lanjut atau menuju IGD.
Apa perbedaan kuesioner ini dengan “Kalkulator Risiko Jantung”?
Kuesioner Gejala memetakan keluhan saat ini untuk menentukan prioritas tindak lanjut. Kalkulator Risiko Jantung memperkirakan risiko 10 tahun (indikatif) berdasarkan faktor seperti usia, tekanan darah, lipid, merokok, dan diabetes. Keduanya saling melengkapi.
Bagaimana cara membagikan hasil ke tim OPSI Medis?
Anda dapat menyalin ringkasan hasil/ tangkapan layar lalu kirim via form kontak atau WhatsApp. Kami akan membantu menyusun rute klinis awal dan, bila perlu, mengarahkan ke rumah sakit rujukan yang sesuai.
